Sabtu, 25 Januari 2014

Sekilas tentang Alergi Obat

Sebagian besar orang pasti sudah tau apa itu alergi. Pada umumnya alergi dapat dianggap sebagai reaksi berlebihan tubuh terhadap paparan sebuah materi (alergen). Bisa berupa debu, tungau, detergen atau apapun yang membuat tubuh bereaksi berlebihan. Satu orang dengan yang lain bisa saja berbeda jenis alergi, ada yang alergi berat dengan debu hingga sulit bernafas, ada yang sekedar gatal gatal.


Nah hari ini kita akan membahas soal alergi obat. Alergi obat di masyarakat seringkali dianggap sebagai ketidak cocokkan obat, atau dokter salah memberi obat, atau obat yang kadaluarsa, padahal tidak demikian. Pada prinsipnya alergi obat sama seperti alergi benda lain, yaitu reaksi berlebihan tubuh terhadap paparan sebuah materi, dalam hal ini komponen obat. 

Semua orang, dengan riwayat memiliki bakat alergi ataupun tidak, tetap memiliki risiko alergi obat. Bisa saja suatu hari kita minum obat X baik baik saja, kemudian di kemudian hari kita minum obat jenis X dan terjadi reaksi alergi. Hal ini dapat terjadi karena berbagai macam sebab, karena sistem imun manusia tidak bekerja sesederhana 1+1=2. Hal ini berarti, kejadian pertama dari reaksi alergi tidak dapat diprediksi.

Jenis Obat

Obat obatan yang dapat menimbulkan alergi juga beragam. Antibiotik golongan penisilin dan sulfa adalah dua diantara yang sering menimbulkan reaksi alergi. Obat penurun panas dan antikejang pun tercatat dapat memicu alergi. Begitu pula vaksin yang diberikan kepada anak. Obat yang biasanya disuntikkan biasanya dapat memancing reaksi cukup berat karena langsung masuk ke dalam pembuluh darah. Alergi obat bisa juga diakibatkan oleh konsumsi lebih dari satu jenis obat dalam satu waktu. Misal, jika saat makan satu jenis obat saja, mungkin tidak timbul masalah. Tetapi begitu dikombinasikan dengan beberapa obat, contohnya antibiotik dengan penurun panas, lalu timbul alergi. Alergi bisa juga terjadi bila mengonsumsi obat medis dengan jenis herbal.

Gejala

Reaksi yang ditimbulkan dari alergi obat juga sangat bermacam macam. Gejala yang ringan bisa mulai dari sekedar gatal dan ruam kemerahan pada kulit, demam, dan sembab. Gejala ringan ini biasanya menghilang jika pemberian obat dihentikan, mungkin diperlukan obat tambahan untuk mengatasi gejala alergi ringan. Namun ada juga alergi obat yang serius, anafilaksis merupakan reaksi yang sangat jarang terjadi namun mengancam jiwa. Terjadi penyempitan saluran nafas sampai sesak, nadi melemah, tekanan darah menurun hingga syok, mual, muntah, pusing, rasa melayang hingga kehilangan kesadaran.

Ada juga yang disebut sindrom steven johnson. SSJ sering diakibatkan oleh alergi obat, walaupun dapat juga disebabkan oleh hal lain seperti infeksi bakteri atau virus. SSJ ini sering mengakibatkan kematian, penanganannya yang sulit ditambah gejala yang berat menambah panjang jumlah pasien meninggal karena sindrom langka yang ditandai dengan kulit dan mukosa yang mengelupas ini.

Tindakan

Yang perlu dilakukan ketika kita mencurigai alergi obat adalah, segera konsultasikan ke dokter Anda dan tanyakan tentang penghentian pengobatan. Jika muncul  gejala sesak napas, bengkak pada bibir, lidah, dan wajah, biduran luas di seluruh tubuh, serta sangat lemas, segera pergilah ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Apalagi jika tubuh mulai melepuh dan kulit mengelupas, jangan tunda, segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.


Alergi obat dapat terjadi kapan saja, jadi pakailah obat seperlunya dan sesuai anjuran dokter. Jangan lupa untuk sampaikan riwayat alergi obat pada dokter jika kita pernah menderita alergi obat. Alergi obat dapat terjadi pada siapa saja, mari pakai obat secara bijak.

4 komentar:

  1. terimakasih dok untuk artikelnya. lumayan susah mencari ulasan tentang alergi obat ini.

    tapi kalau boleh saya ingin share sekalian tanya dok
    jadi saya dikasitau dokter kalo saya alergi obat thn 2010 dulu. setelah dikasitau sya bingung gimana nge-handle nya. karena tiap sakit jarang bgt nemu obat yang ga menimbulkan efek. saya masih mahasiswa. jadi sangat jarang untuk ke dokter kalau cuma sakit kepala, gigi, atau sesak napas saya kumat.
    efek alergi saya setelah minum obat bukan ke kulit dok, tapi lebih ke pernapasan yang jadi sangat sesak, mual+muntah, sakitnya jadi berkali-kali lipat parahnya, pusing seperti melayang, tiba2 darah rendah dan hampir pingsan.
    contohnya dulu, saya pernah sakit gigi dan teman saya memberikan obat yang umum ddigunakan untuk meringankan sakit gigi (maap lupa jenis obatnya). bukan sembuh, gigi saya sakitnya sampai ke kepala dan bahkan berdarah. kkemudian saya memang ada turunan asma. saat dulu saya sesak pas ospek, senior memberikan obat sesak ringan (asmas*ho, dll) dan napas saya justru bertambah berat.
    tapi pengalaman yang paling parah sya pernah minum obat (lagi2 lupa jenis obatnya dok :sorry) dan belum ada 3 menit ditelen tiba2 saya ambruk, sesak, pandangan gelap dan berputar2, dan ga bisa menggerakan badan tapi msh dalam keadan sadar. lebih dari sejam akhirnya baru bisa bangkit lagi sendiri

    saya sering mencari2 ulasan tentang alergi obat, tapi selalu yang dibahas adalah alergi obat yang menimbulkan alergi pada kulit.

    karena alergi yang terakhir saya jadi parno untuk minum obat, terkecuali sudah mengganggu aktifitas dan terpaksa harus melalui resep dokter padahal keluhannya ringan. misalnya saya dlu cukup malu ke dokter karena keluhan saya cuma gangguan tidur dimana orang lain bisa menghandlenya dgn minum ctm atau lel*p. tapi karena obat2 tsb tidak berdampak dan membuat saya mual, saya jadi sprti kelelawar selama 1,5 bulan, hingga terus2 bolos kuliah, maka terpaksa ke dokter dan diberikan zolmia yang bekerja dgn baik tanpa efek apapun

    apa yang bisa saya lakukan dok untuk meringankan alerginya, dan apa ada tips untuk menghindari dan mengenali obat yang sesuai dan yang memicu alerginya? apa alergi seperti ini masuk ke dalam anafilaksis atau tidak ya dok?


    mohon penjelasannya ya dok. terimakasih banyak dan maaf pertanyaannya sangat panjang

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba baca artikel ini mungkin membantu masalah anda

      https://doktertama.blogspot.co.id/2016/08/obat-alergi-obat-gatal-erupsi.html

      Hapus
  2. Alergi hanya bisa dihindari pak, jadi bisa periksa sensitifitas alergi sehingga kita bisa tau alergi apa saja. Bisa cek di rumah sakit. Dan selain itu bapak perlu mengingat semua jenis obat yang sebelumnya dikonsumsi dan membuat alergi, ini wajib.
    Untuk kurang tidur, bisa dikonsultasikan ke psikiater, karena keluhan insomnia apalagi sepanjang 1,5 bulan bisa sangat berkaitan dengan beratnya gejala alergi dan itu berkaitan dengan gangguan psikiatri. Bisa konsultasikan dengan psikiater terdekat.

    BalasHapus
  3. Klinik Apollo ialah Klinik Spesialis Kulit dan Kelamin ( Klinik Andrologi & Ginekologi ). Klinik Apollo merupakan Klinik berstandar Internasional terbaik di Jakarta Indonesia. Selain mempunyai alat-alat medis terbaik, teranyar & canggih, klinik Apollo juga memiliki Dokter Spesialis di sektor Kesehatan Kulit dan Kelamin yang berasal dari Indonesia & bekerja sama dengan berbagai rumah sakit & klinik internasional. Untuk biaya klinik Apollo, pembayaran tergantung pada kebutuhan dan penanganan yang diperlukan pasien. Klinik Apollo memiliki tarif yang terbilang cukup terjangkau oleh semua kalangan jika dibandingkan dengan penyedia layanan kesehatan lainnya.

    Pengobatan penyakit laki-laki seperti; Impotensi ( lemah syahwat), prostat, infeksi saluran kemih, ejakulasi dini/impoten, siskumsisis/khitan ,terapi kelamin, Infeksi prostat (prostatitis), kista prostat, prostatitis (radang prostat), hyperlasia kelenjar prostat, hipertropi prostat, Sexually transmitted diseases (STDs), phthirus pubis, chlamydia (klamidia), kakroid (Ulkus molle), Lymphogranuloma LGV, kondiloma akuminata (jengger ayam), non-gonococcal urethritis (NGU), trikomoniasis, sifilis atau Penyakit raja singa, HIV/aids, herpes genital, gonore (Kencing nanah), disfungsi ereksi, hambatan orgasme, ejakulasi retrograde, keengganan seksual (sexual aversion disorder), spermatorrhea, hipogonadisme,sakit ejakulasi, dyspareunia,priapismus, hambatan orgasme. Pengobatan penyakit perempuan seperti; peradangan ginekologi, pms perempuan, oligomenorrhea / keputihan / pek tay, erosi serviks, perbaikan selaput dara, operasi ginekologi, bartolinitis,endometriosis, menstruasi tak rutin, perdarahan uterus disfungsional (DUB), mioma uteri, kista leher rahim dll bisa anda dapatkan di klinik Apollo. Anda dapat menghubungi hotline di (021)-62303060 untuk berbicara dengan ahli Klinik Apollo, atau klik website bawah ini untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis klinik Apollo.
    Wartadokter
    klinikkesehatan
    kesehatankelamin

    BalasHapus