Senin, 25 Agustus 2014

Delusi Cinta

Delusi cinta, mungkin jarang yang pernah dengar istilah ini ya. Delusi (waham) cinta itu makanan apa coba? Delusi itu kepercayaan menetap, tidak bisa diperbaiki, egosentris, tidak sesuai dengan sosial budaya. Cinta itu, ya semua punya definisi masing masing tentang benda satu ini, entah itu membangun atau merusak. Jadi apa itu delusi cinta?


Delusi cinta atau dalam bahasa inggrisnya delution of love adalah sebuah gangguan psikiatri. Nah lho, jadi cinta juga bisa merupakan bentuk gangguan jiwa. Sama seperti gangguan psikiatri lainnya, banyak penderitanya ga merasa dirinya sakit, walaupun sekitarnya sudah banyak dirusak dan disakiti oleh perilakunya. Tapi si penderita tetap saja ga merasa sakit. Oke kita bahas lewat cerita aja ya gimana itu delusi cinta.

Suatu hari ada seorang guru, sebut saja Bobo. Bobo adalah guru biasa di sebuah SD, memiliki 1 istri cantik dan 2 anak yang masih kecil dan lucu. Kehidupan mereka awalnya bahagia, namun semua berubah ketika negara api menyerang. Bobo berkenalan dengan seorang karyawati, sebut saja Susi. Susi sebenarnya cantik, tapi sudah memiliki suami. Bobo jatuh cinta mati matian pada Susi, sayangnya Susi masih sadar diri dan tidak suka pada Bobo. Bobo yakin bahwa Susilah cinta sejatinya. Hingga akhirnya Bobo meninggalkan keluarganya, pekerjaannya, lingkungannya demi mengejar ngejar Susi, karna Bobo yakin dan ngotot Susi adalah cinta sejatinya.

Entah lewat angin ribut apa, Bobo berkonsultasi dengan psikiater karna cintanya selalu ditolak Susi. Dengan tenangnya psikiater ini meresepkan obat antipsikotik dan voila! Dalam tiga hari Bobo kehilangan rasa cintanya pada Susi. Dan kembali pada keluarga serta pekerjaannya untuk memulai hidup normal lagi dibawah kontrol psikiater.

Apa pelajaran dari kisah di atas? Cinta menggebu gebu yang kamu rasakan, keyakinan akan cinta sejati, getar getar romantis setiap bersamanya, dunia indah milik berdua, itu hanya berlaku JIKA kamu masih bisa mengontrol perasaanmu. Kalau kamu sudah dikontrol perasaanmu, bahkan aktivitas, pekerjaan, keluargamu rusak karena rasa cintamu, hati hati itu bukan cinta. Kamu sedang berdelusi, kamu sakit.

Cinta adalah hasil kerja keras dua pihak yang dengan sengaja memelihara perasaan cinta, bukan perasaan menggebu gebu pada awal ketemu. Cinta itu hasil dari hubungan, bukan dasar hubungan. Lupakan soal soulmate, cinta sejati dan hal hal konyol lain. Kalau kamu ga berusaha memelihara cinta ya dia akan hilang, simple. Kecuali kamu anak SMP/SMA, maka ga ada alasan kamu mencari cinta sejati. Karna cinta sejati itu ditumbuhkan, bukan ditemukan.

Jadi gimana? Kamu yakin banget dia cinta sejatimu sampai mau melepaskan semua hal demi dia? Kalau iya yuk konsultasi dengan psikiater terdekatmu dulu.

Glossary
antipsikotik : obat untuk pasien skizofrenia, gangguan waham, atau gejala psikotik

2 komentar: